April 4, 2019

Berdoa Kepada Allah Merupakan Salah Satu Cara Bersyukur

Responsive image

Berdoa kepada Allah merupakan tanda bahwa kita sedang sangat membutuhkan Allah. Ketika kita sedang dalam kesulitan ekonomi, maka mintalah pada Allah. Jika anak kita sedang mencari ilmu, mintakan pula doa untuk kelancaran dan kemudahannya dalam berpikir. Sebab, Allah sangat senang saat hamba-Nya berdoa. Allah pun akan merespon doa yang kita tengadahkan.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Q.s. al-Baqarah: 186)

Bisa kita rasakan betapa Allah sangat menyukai acap kali kita berdoa. Allah senang jika kita merintih, dan meminta pertolongan kepada-Nya. Namun manusia, sangat susah untuk dimintai pertolongan secara terus-menerus. Itulah perbedaan hamba dan makhluk-Nya. Sungguh, Allah sangat dekat makhluk-Nya.

Bahkan, Allah menyebut makhluk-Nya sebagai orang yang sombong tatkala tidak pernah terlontar suara kita meminta bantuan-Nya. “Dan Rabbmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS al-Mukmin 60)

Allah pun murka pada kita yang tidak pernah meminta, tidak pernah mengajukan pertolongan dan merasa dirinya sudah kuat dengan akalnya sendiri. “Bahwasanya barangsiapa yang tidak (mau) meminta kepada Allah, maka Allah murka kepadanya.” (HR Tirmidzi)

Doa itu bagian daripada ibadah, sering disebut dalam perumpaan sebagai otaknya ibadah. Kita tengok ibadah shalat, maka ada kemungkinan shalat kita tidak diterima karena tidak khusyuk, lupa rukun sah shalat dan sebagainya.

Akan tetapi, jika kita berdoa, Allah tidak meminta kita melakukan ritual khusus. Cukup kita menengadahkan tangan sembari mengeluarkan unek-unek yang membuat pikiran kita tidak karuan. Sebab, Allah pasti akan nyambung dengan doa kta, apapun itu.

Banyak orang yang ketika merasa dirinya telah sukses, lalu lupa atau enggan untuk berdoa lagi kepada Allah. Padahal kita tidak tahu, kapan Allah hendak membuat kita jatuh. Kita contoh nabi Sulaiman, seorang yang paling kaya sejagat raya (di masanya), memiliki istri 100, bisa berbicara dengan semua makhluk Allah (baik, binatang, angin, dan sebagainya). Namun, tetap saja ia berdoa untuk keberlanjutan Islam di zamannya. Berdoa agar Ratu Bilqis mau menerima Islam.

Begitu pentingnya berdoa pada Allah setelah posisi kita sukses, karena sebenarnya yang kita butuhkan adalah sukses untuk selalu dalam Islam. Selalu berdoa agar Allah tetap meng-istiqomah-kan hati kita agar tetap diberi keimanan dalam berislam.

Lantas, sudah cukupkah hanya dengan istiqomah? Tentu tidak, karena tujuan hidup kita adalah surga-Nya. Sehingga sangat penting di dalam doa, kita meminta agar diberi akhir hidup yang husnul khotimah

Narasumber: Ustadz Muhammad Sholeh Drehem, Lc

Baca Juga : https://yakesma.org/fast-response-saat-dapat-surat-cinta/