April 16, 2019

Kiat Traveling Tanpa Bikin Kepala Pening

Responsive image

Suka traveling? Kegiatan yang satu ini makin digemari anak muda masa kini. Salah satu faktor pendukungnya adalah keberadaan media sosial, yang mana seseorang akan dengan mudah berbagi foto-foto perjalanan dan menginspirasi orang lain untuk datang ke tempat yang sama.

Namun, hobi traveling terbilang hobi yang mahal. Banyak tetek bengek yang harus dipenuhi untuk bisa pelesir kesana kemari. Jika tak pandai mengelola keuangan, urusan membeli tiket transportasi, sewa hotel, hingga perlengkapan traveling bisa membuat kepala pening. Anda bisa kok tetap melakukan hobi traveling tanpa khawatir kondisi finansial akan terganggu. Inilah beberapa siasat yang bisa Anda coba:

  • Utamakan yang wajib

Setelah Anda menerima gaji, lakukan cek saldo dan aturlah gaji untuk berbagai kebutuhan penting. Utamakan gaji untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan rumah tangga, membayar tagihan dan cicilan serta kebutuhan wajib lainnya. Ingat, jangan sampai Anda bokek karena sibuk membiayai urusan traveling.

  • Menabung untuk traveling

Jangan malas menyisihkan sebagian pendapatan secara teratur untuk mendukung hobi traveling Anda. Bila rencana traveling Anda berhasil terwujud, maka Anda bisa memulainya lagi untuk traveling ke tempat lain.

  • Solo backpacking

Untuk menghemat biaya, Anda bisa mencoba solo backpacker. Gaya traveling ini lebih terjangkau daripada cozy trip. Anda dapat memangkas biaya penginapan, makan, dan transportasi. Sebenarnya konsep backpacker tak kalah menyenangkan dibandingkan dengan traveling mewah. Anda bisa mengenal kehidupan masyarakat lokal di luar kota atau luar negeri secara lebih dekat. Keistimewaan tersebut pasti tidak bisa Anda dapatkan ketika melakukan cozy trip dengan fasilitas yang disiapkan perusahaan tour and travel.

  • Buka jasa titip

Bisnis jasa titip saat ini kian menjanjikan karena keuntungannya cukup besar. Tenang, biaya bagasi bisa terbayar lunas jika Anda mendapatkan banyak pesanan. Anda bisa memulai bisnis jasa titip dari lingkungan terdekat, misalnya sahabat dan rekan-rekan kerja. Jangan lupa pula membuat akun media sosial khusus untuk memuat informasi jasa titip, jadwal keberangkatan, dan testimoni dari para pelanggan.

Kesimpulannya, tak perlu pesimistis dengan hobi traveling yang kerap dianggap sebagai pemborosan. Anda hanya perlu lebih cermat mengelola uang pribadi agar tetap stabil tanpa mengorbankan hobi traveling.

Baca juga: Andai ini Ramadhan Terakhir.